/* ------------------------------------------------------------------
   elementor-fallback.css — memulihkan nilai bawaan kontainer Elementor
   ------------------------------------------------------------------
   Elementor 3.27 menata kontainer flexbox lewat variabel CSS:

       .e-con, .e-con > .e-con-inner { display: var(--display); }

   Nilai `--display` TIDAK ada di frontend.min.css — Elementor menuliskannya
   per elemen ke dalam CSS hasil generate tiap halaman,
   yaitu `wp-content/uploads/elementor/css/post-<ID>.css`.

   Dua file tersebut hilang dan tidak terarsip di mana pun:

       post-1411.css  (halaman depan + page/11 + page/12)
       post-495.css   (about-us)

   Tanpa nilai itu, `display: var(--display)` menjadi tidak valid sehingga
   `display` jatuh ke nilai awalnya, yaitu `inline`. Elemen inline
   mengabaikan `max-width`, jadi seluruh kontainer melebar penuh dan
   tata letak halaman rusak.

   Aturan di bawah hanya mengembalikan default resmi Elementor:
   kontainer `.e-flex` => flex, kontainer `.e-grid` => grid.
   Spesifisitasnya rendah, jadi begitu post-<ID>.css yang asli dipasang
   kembali, nilai aslinya otomatis menang dan file ini boleh dihapus.
   ------------------------------------------------------------------ */

.e-con.e-flex,
.e-con.e-flex>.e-con-inner {
    --display: flex;
}

.e-con.e-grid,
.e-con.e-grid>.e-con-inner {
    --display: grid;
}

/* Jaring pengaman: kontainer tanpa kelas e-flex/e-grid tetap harus block,
   bukan inline. */
.e-con:not(.e-flex):not(.e-grid),
.e-con:not(.e-flex):not(.e-grid)>.e-con-inner {
    --display: block;
}
